Peta Kerawanan Banjir, Langkah Nyata Antisipasi Bencana

Minggu, 18 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pekalongan – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, TIM II KKN Undip hari ini Selasa, 13 Agustus 2024 meluncurkan program pembuatan Peta Kerawanan Banjir.

Peta ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif bagi pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam mengantisipasi dan mengurangi dampak buruk banjir.

Kepala Kelurahan Bligo dalam sambutannya menyampaikan, “Peta kerawanan banjir ini merupakan hasil dari kajian mendalam terhadap kondisi geografis, hidrologis, dan sosial ekonomi wilayah kami. Dengan adanya peta ini, kita dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang paling rentan terhadap banjir, sehingga langkah-langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat dan efektif.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data-data yang digunakan dalam pembuatan peta ini meliputi topografi, curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, serta sejarah kejadian banjir sebelumnya.

Metode yang digunakan dalam pembuatan peta adalah analisis spasial dan perhitungan menggunakan raster calculator.

Manfaat Peta Kerawanan ini memiliki sejumlah manfaat penting, antara lain:
• Perencanaan tata ruang: Peta ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan tata ruang wilayah, sehingga pembangunan infrastruktur dan permukiman dapat dilakukan di lokasi yang aman dari ancaman banjir.
• Peningkatan kewaspadaan: Masyarakat dapat mengetahui tingkat kerawanan banjir di wilayah tempat tinggalnya, sehingga dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi bencana.
• Efisiensi penanganan bencana: Peta ini membantu tim penanggulangan bencana dalam melakukan evakuasi, distribusi bantuan, dan upaya penyelamatan lainnya secara cepat dan tepat.

Niqmatul Akbar, Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro 2023/2024

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:14 WIB

9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:45 WIB

Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB