Petani di Sumbawa Mulai Rasakan Manfaat Bendungan Beringin Sila

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa, 29 September 2025 – Harapan para petani di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk meningkatkan hasil pertanian kini mulai terwujud. Kehadiran Bendungan Beringin Sila, yang diresmikan pada 29 Desember 2022 lalu, secara nyata telah mengubah pola tanam dan memberikan pasokan air yang berkelanjutan, membuat para petani merasakan langsung manfaatnya.

Salah satu petani dari Kecamatan
Utan, Ahmad, menceritakan perubahan besar yang ia alami. Sebelum ada bendungan,
lahannya sepenuhnya bergantung pada air hujan. Kondisi ini membatasinya untuk
bercocok tanam.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu kami hanya bisa menanam
jagung sekali setahun, hasilnya pun pas-pasan. Sekarang dengan
adanya irigasi dari Bendungan Beringin Sila, sawah kami bisa ditanami padi,”
ungkap Ahmad.

Kisah serupa juga datang dari
Nurhayati, seorang petani di Desa Stowe Brang. Menurutnya, aliran irigasi yang
lancar bahkan saat musim kemarau menjadi kunci peningkatan produktivitas. Pola
tanam yang dulu terbatas kini menjadi lebih fleksibel dan menguntungkan.

“Air irigasi sekarang mengalir lancar
sampai ke sawah, bahkan di musim kemarau. Kami bisa tanam
dua kali untuk padi, dulu hanya sekali tanam padi dan sekali jagung,” tutur
Nurhayati.

Peningkatan intensitas tanam ini
sejalan dengan tujuan pemerintah dalam membangun infrastruktur sumber daya air.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa bendungan dirancang
tidak hanya sebagai penampung air, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi
pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Bendungan tidak hanya sebagai
infrastruktur air, tetapi juga motor penggerak produktivitas pertanian. Dengan
suplai air yang berkelanjutan, para petani bisa meningkatkan intensitas tanam,
sehingga program swasembada pangan dapat terwujud,” ungkap Menteri Dody.

Bendungan Beringin Sila dibangun
dengan konstruksi setinggi 70,5 meter, panjang 787,58 meter, dan lebar puncak
12 meter. Dengan luas genangan mencapai 126 hektare, bendungan ini memiliki
kapasitas tampung yang sanggup mengairi area persawahan seluas kurang lebih
3.500 hektare.

Image

Manfaat Bendungan Beringin Sila tidak
hanya di sektor pertanian. Infrastruktur vital ini juga berfungsi untuk
penyediaan air baku sebesar 76 liter/detik bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Selain itu, bendungan ini juga dirancang untuk mereduksi risiko banjir sebesar
85 m³/detik atau sekitar 32,7%.

Untuk mendukung operasionalnya,
Bendungan Beringin Sila dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA)
berkapasitas 40 liter/detik dengan reservoir 600 m³. Sebagai sumber energi
alternatif, terpasang juga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 35
KW. Bendungan ini juga berpotensi menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
(PLTM) berkapasitas 1,4 MW.

Dengan pemandangan alam perbukitan
yang indah dan udara yang sejuk, kawasan Bendungan Beringin Sila juga memiliki
potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata baru di Sumbawa.

Peran multifungsi yang dimiliki
Bendungan Beringin Sila menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat
guna dapat memberikan dampak berkelanjutan. Kehadirannya kini menjadi jawaban
atas harapan para petani di Sumbawa yang mulai merasakan langsung manfaatnya.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB