PTPN I Latih Pemandu Wisata Taman Nasional Gunung Leuser sebagai Bagian Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Salah satunya melalui pelatihan pemandu wisata profesional di Bukit Lawang, pintu gerbang utama Taman Nasional Gunung Leuser, yang digelar PTPN I Regional 1 pada Senin (10/11/2025).

Sebanyak 50 peserta, yang terdiri dari pemandu wisata lokal dan anggota Perhimpunan Pramuwisata Indonesia (PPI), mengikuti pelatihan bertema “Heroes of Hospitality: Menjaga Alam, Menyapa Dunia”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan BenihBaik.com sebagai mitra pelaksana CSR tersertifikasi.

Region Head PTPN I Regional 1, Wispramono Budiman, membuka kegiatan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sinergi antara Perusahaan dengan lingkungan sekitar menjadi keharusan dan tugas moral Perusahaan. Oleh karena itu, kami merasa ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi kawasan pariwisata di Kabupaten Langkat agar lebih baik lagi. Kita semua ingin masyarakat mendapat manfaat maksimal, tetapi alam lingkungan tetap lestari,” ujar Wispramono.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM sektor pariwisata.

BenihBaik.com menyusun program pelatihan dalam tiga materi utama: yakni pertama, Etika Pariwisata dan Keramahan Lokal, disampaikan oleh Gilang Ahmad Fauzi, pakar pariwisata inklusif. Kedua, Rescue dan Pertolongan Pertama (P3K), disampaikan oleh Azhar, praktisi keselamatan wisata, dan Fotografi Handphone untuk Promosi Pariwisata, untuk melatih peserta memanfaatkan smartphone dalam dokumentasi wisata.

Wispramono menekankan bahwa ketiga materi tersebut merupakan elemen dasar yang wajib dimiliki pemandu wisata alam, terutama di kawasan berisiko tinggi seperti Taman Nasional Gunung Leuser.

“Objek wisata di sini berbasis alam, sehingga masuk kategori risiko tinggi. Para pramuwisata harus paham betul penanganan keselamatan. Sedangkan fotografi handphone adalah keterampilan penting agar pemandu tidak gaptek dan mampu mendukung promosi wisata,” jelasnya.

Investasi Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yarman Danas, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan praktik nyata dari filosofi bisnis berkelanjutan yang dianut perusahaan.

“Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, khususnya Bukit Lawang, adalah aset alam luar biasa yang harus dijaga. Pelatihan ini bukan hanya sekadar program TJSL, tetapi investasi jangka panjang pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Dengan pemandu wisata yang profesional dan berwawasan konservasi, kita memastikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan ekosistem DAS sebagai warisan untuk generasi mendatang,” tegas Teddy.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menambahkan bahwa kegiatan ini memperkuat pilar Environmental dan Social dalam strategi ESG yang diterapkan Holding Perkebunan Nusantara.

“Selain Danau Toba, kawasan Bukit Lawang memiliki potensi wisata besar. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan masyarakat menjadi bagian aktif dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memajukan potensi wisata. Keterlibatan masyarakat dalam konservasi DAS dan pengelolaan wisata berkelanjutan menjadi kunci keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujar Tio.

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB