Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara membuktikan komitmennya sebagai moda transportasi yang aman dengan keberhasilan mengembalikan seluruh barang tertinggal milik penumpang sepanjang tahun 2025.

“Sepanjang tahun 2025, KAI Divre I Sumatera Utara mengamankan 14 laporan barang tertinggal senilai Rp40.550.000 dan seluruhnya telah kembali ke tangan pemiliknya tanpa kekurangan satu pun,” ujar Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo.

Temuan tersebut mencakup beragam barang, mulai dari barang berharga seperti gawai, uang tunai, paket sembako hingga KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang tertinggal di rangkaian kereta maupun area stasiun. Pencapaian ini menjadi bukti integritas petugas dalam menjaga kepercayaan pelanggan serta memastikan keamanan barang bawaan masyarakat yang bermobilitas di wilayah Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap barang yang ditemukan, sekecil apa pun nilainya, langsung ditangani melalui prosedur pelabelan dan penyimpanan di ruang khusus. “Petugas KAI melakukan pendataan dan menyimpan barang tersebut di tempat yang aman sebelum diinformasikan kepada pemilik melalui layanan lost and found,” kata Anwar.

Bagi pelanggan yang merasa kehilangan barang, KAI menjamin proses tindak lanjut yang cepat dengan hanya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di stasiun terdekat. Pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan Contact Center 121 atau WhatsApp resmi di nomor 0811-222-33-121 yang beroperasi selama 24 jam untuk memberikan bantuan instan.

“Dalam laporan tersebut, penumpang cukup menyampaikan ciri-ciri barang secara mendetail seperti warna, bentuk, maupun merek untuk mempermudah proses identifikasi oleh petugas lapangan,” tambahnya.

Guna memastikan barang kembali ke tangan yang tepat, pemilik hanya perlu menunjukkan identitas diri dan bukti kepemilikan yang sah saat melakukan pengambilan di stasiun. Meskipun layanan perlindungan barang ini tersedia, KAI tetap mengimbau para pelanggan untuk selalu waspada dan memeriksa kembali seluruh barang bawaan sebelum mengakhiri perjalanan.

“Keberhasilan pengembalian barang ini adalah bukti bahwa bagi KAI Divre I Sumatera Utara, keamanan penumpang dan barang bawaannya adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Melalui layanan lost and found yang responsif, kami berkomitmen menciptakan ekosistem transportasi yang jujur dan tepercaya, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api dengan perasaan tenang dan nyaman sepenuhnya,” pungkas Anwar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru