Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji Bantu BPJS Kesehatan  Sosialisasikan Program JKN-KIS

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji mensosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sosialisasi dilakukan bersama BPJS Kesehatan Kota Bekasi dengan melibatkan kurang lebih 200an peserta di Kota Bekasi, Selasa (11/3/2025).

Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan bersama BPJS Kesehatan Kota Bekasi merupakan upaya membantu mensosialisasikan program JKN-KIS kepada masyarakat. Sehingga makin banyak masyarakat yang mengetahui tentang program JKN-KIS.

“Kita membantu BPJS mensosialisasikan program JKN-KIS kepada masyarakat. Dengan kita turun maka diharapkan masyarakat yang dijangkau bisa lebih banyak,” kata dia kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sosialisasi semacam ini penting dilakukan sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan JKN-KIS. Sebab jaminan kesehatan amat dibutuhkan bagi masyarakat.

“Orang sakit itu tidak ada yang tahu kapan waktunya. Sehingga perlu bagi masyarakat mengetahui program JKN-KIS dan terdaftar sebagai peserta,” kata dia.

Ia juga menambahkan, bahwa JKN-KIS terbagi dalam beberapa kategori kepesertaan. Yakni Non Penerima Bantuan Iuran (Non-PBI) atau mandiri serta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Kalau memang tidak mampu membayar iuran jangan gengsi bisa ikut program PBI. Untuk PBI ini ada dua yakin yang dibiayai APBN dan APBD,” kata dia.

Pihaknya juga mengatakan, bahwa Presiden Prabowo berkomitmen penuh terhadap kesehatan masyarakat. Komitmen itu dibuktikan dengan akan dibangunnya 56 rumah sakit baru di sejumlah tempat di Indonesia.

Sementara itu Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Bekasi, Herman Indratmo mengatakan, sosialisasi akan terus digencarkan. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah memahami cara mendapatkan layanan JKN-KIS.

“Masyarakat banyak yang salah paham bahwa untuk mendaftar JKN-KIS itu sulit, padahal tidak. Makanya ini perlu kita sosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat bisa memahami,” ujarnya.

Berita Terkait

Marlyn Maisarah Perjuangkan 6.000 Unit BSPS untuk Warga Bogor, Ciseeng Kebagian 33 Rumah
Reward Tangkap Pembuang Sampah di Gunung Sindur: Niat Baik, Resiko Warga Konflik di Jalan
Kejari Bogor Buka Tiga Klaster Korupsi RSUD Bogor Utara, Tersangka Baru Muncul, Penyidik Isyaratkan Ada Nama Lain
Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah
Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib
Indonesia Pimpin Kolaborasi Eliminasi TB Asia Tenggara, ASEAN4TB Perkuat Riset Regional
Komisi IV Desak Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Dicopot, Usai Kasus Obat Kedaluwarsa

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:51 WIB

Marlyn Maisarah Perjuangkan 6.000 Unit BSPS untuk Warga Bogor, Ciseeng Kebagian 33 Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:43 WIB

Reward Tangkap Pembuang Sampah di Gunung Sindur: Niat Baik, Resiko Warga Konflik di Jalan

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:56 WIB

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:57 WIB

Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib

Berita Terbaru