Jawab Surat Aspirasi Warga Soal Akses Jalan, Kades Pengasinan Bilang Begini

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Mewakili pihak keluarganya yang tinggal di RT 03 RW07 Kp Kebon Kopi Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Mohamad Zazuli(44) yang akrab dengan sapaan Dede melayangkan surat aspirasi yang ditujukan kepada Kepala Desa Pengasinan dan Kelembagaan BPD serta Camat Gunung Sindur terkait kebutuhan sarana akses jalan lingkungan.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Pengasinan, Nurkholis kepada KanalNasional.com membenarkan bahwa  pihak desa telah menerima sebundel surat aspirasi warga atas nama Mohamad Zazuli pada Jumat 26 Agustus 2024.

“Iya, surat pemberitahuan tentang aspirasi dari warga RT03 RW07 telah dikirimkan. Intinya terkait kebutuhan sarana akses jalan menuju ke rumah keluarga Mohamad Zazuli,” kata Kades Nurkholis, Senin 29 Juli 2024 saat ditemui di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait persoalan ini, Nurkholis juga berjanji akan mengundang Mohamad Zazuli serta para ketua lingkungan setempat  untuk bermusyawarah membahas kebutuhan akses jalan sebagaimana tertuang dalam surat aspirasi tersebut.

“Nanti kita akan bermusyawarah bersama para ketua lingkungan dan yang bersangkutan. Cari waktu yang tepat, soalnya dia (Mohamad Zazuli) kan orang sibuk. Jadi harus dipastikan dulu kapan bisa hadir,” jelas kades.

Kades Nurkholis juga menegaskan, kalau untuk kebutuhan sarana jalan ia pun sangat respect untuk membantunya.

“Semua bisa dimusyawarahkan. Apalagi untuk kebutuhan sarana jalan. Jika perlu saya akan bantu belikan batu makadamnya,” pungkas Kades.

Untuk diketahui, dalam surat aspirasi tersebut Mohamad Zazuli, juga mengkritik banyaknya bangunan rumah tinggal yang berdiri di atas tanah ex-PTP yang kini diklaim oleh PT Natura City Development. Sehingga  tanah milik keluarganya yang berbatasan langsung dengan lahan ex-PTP itu malah kesulitan akses jalan.

Sebelumnya, kepada KanalNasional.com, Mohamad Zazuli juga mengungkapkan awalnya, akses ke rumahnya bisa  langsung menembus ke lapangan bola. Tapi sekarang tertutup dengan bangunan baru rumah tinggal yang berdiri secara permanen. Padahal titik batasnya tanah PTP tepat disebelah rumahnya seperti yang tertuang dalam sertifikat yang dimilikinya.

“Bangunan- bangunan itu berdiri diatas tanah ex-PTP. Kalau proses suratnya saya tidak tau bagaimana mengurusnya dan siapa oknum pegawai desa yang terlibat. Namun secara investasi saya dirugikan yang seharusnya paling depan sekarang jadi paling belakang,” kata Zazuli. (mln)

Berita Terkait

Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81
Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022
Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan
Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan
Bangli Saung Kuliner di Bibir Sungai Cisadane Belum Ditertibkan, Camat Ciseeng Sebut Masih Tunggu Proses Administrasi
Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Bulan Bakti Pramuka 2026, Benyamin Perkenalkan Prasiaga sebagai Pondasi Generasi Unggul
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Informasi Publik Berbasis Digital, AI Helita Jadi Inovasi Unggulan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Bangli Saung Kuliner di Bibir Sungai Cisadane Belum Ditertibkan, Camat Ciseeng Sebut Masih Tunggu Proses Administrasi

Berita Terbaru