Tangsel, KanalNasional.com | Setelah 150 rumah dibedah berdasarkan APBD Murni. Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH). Kali ini, Wali Kota Benyamin Davnie mulai mensosialisasikan Persiapan Pelaksanaan Perbaikan RUTLH berdasarkan APBD, Sosialisasi digelar di Aula Gedung 3A, Puspemkot Tangsel, Jumat (11/10).
“Perubahan sebanyak 50 unit akan di kerjakan yang sebelumnya 150 dilakukan berdasarkan APBD murni, maka tahun ini 200 rumah yang akan dibedah dan insyaallah akhir tahun ini selesai,” ujar Benyamin.
Benyamin menjelaskan bahwa dalam proses perbaikan rumah tak layak huni, administrasi juga menjadi hal yang penting terutama soal kepemilikan tanah yang milik sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Benyamin menekankan bahwa dari awal program RUTLH hingga saat ini kurang lebih 1.200 unit rumah yang sudah dibedah oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Saya mah asal tanahnya punya sendiri, jangan tanah orang atau perusahaan,” ujar Benyamin.
Dan menargetkan di tiap tahunnya program bedah rumah ini dapat menyasar dengan jumlah unit rumah yang banyak.
Rencana target untuk di tahun depan ada 500 unit rumah yang akan dibedah, pungkasnya.
“Tahun 2024 selain program bedah rumah saya tambah lagi, kampung terang juga akan saya tambah lagi.”
Sementara itu, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mendapat program tersebut. Antara lain, tanah milik sendiri dan penghasilannya di bawah UMR, karena program ini menyasar kepada masyarakat yang ekonominya kurang mampu secara ekonomi. Kepala Dinas Perkimta Tangsel, Aries Kurniawan menjelaskan.
“Bedah rumah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan pelaksanaan selama 45 hari, jadi mohon dukungan dari bapak ibu, biar pelaksanaan perbaikan berjalan tepat waktu.”
Syarat lainnya, penerima program harus tercatat sebagai pemilik tanah dan bangunan tidak layak huni tersebut dan diusulkan oleh ketua RT dan ketua RW dengan persetujuan Lurah dan Camat setempat, jelasnya. (Adv)















