KanalNasional.com | Tragedi hilangnya pilot Susi Air disampaikan langsung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, pada hari ini mengungkap perkembangan pencarian Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB).
“Pastinya kita sudah berhasil menangkap beberapa KKB dan sudah menyita beberapa senjata dengan operasi teritorial,” ujar Yudo Margono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/4).
Yudo memastikan TNI tetap mengupayakan dengan maksimal pencarian pilot Susi Air yang disandera. Namun, dia mengatakan pasukan akan mencari keberadaan dan membebaskan Kapten Philip dengan cara persuasif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya tidak mau mengerahkan kekuatan TNI, mengerahkan kekuatan TNI hanya untuk menyelamatkan pilot, pilot tetap kita selamatkan dengan cara-cara yang persuasif, karena kalau saya serang dengan kekuatan kita nggak ada artinya,” kata dia.
Menurut Yudo, KKB mengancam akan membunuh pilot Susi Air apabila TNI memutuskan menyerang dengan cara militer. “Mereka pasti sudah ancang-ancang kalau diserang TNI pasti pilot akan dibunuh,” ucapnya.
“Kami berusaha sekeras tenaga untuk itu tapi saya lebih menyelamatkan masyarakat Papua yang notabenenya banyak diganggu oleh KKB. Jadi, masih banyak permasalahan Papua yang harus kita tangani bersama,” sambungnya.
Yudo menegaskan, pembebasan pilot Susi Air tetap menjadi prioritas. Kendati begitu, dia juga ingin memastikan masyarakat di Papua tidak terdampak dan aman dari serangan KKB.
“Ya, pilot tetap jadi prioritas kita, namun saya tidak mau menggunakan cara-cara militer, cara-cara perang karena memang nanti kalau perang pasti banyak ruginya, pasti banyak penduduk, banyak masyarakat yang jadi korban,” tukasnya. (ym)















