Bukti Rekening Terkait Kasus Si Kembar Rihana-Rihani

Kamis, 6 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di apartemen M-Town Residence, Gading Serpong, Tangerang, Pada tanggal 6 Juli 2023. Lokasi yang merupakan tempat tinggal dari tersangka Rihana dan Rihani.

Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyelidikan terhadap kasus penipuan pembelian pre-order iPhone. Penggeledahan tersebut, dilaksanakan Kompol Reza Mahendra, Kanit 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Pihak polisi berhasil mengamankan buku rekening milik ‘Si Kembar’. Buku rekening tersebut diduga digunakan oleh tersangka untuk menampung uang dari para korban penipuan,” terang Reza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza tidak merinci secara rinci mengenai jumlah buku rekening yang diamankan oleh penyidik. Namun, ia meyakini bahwa buku rekening tersebut terkait dengan tindak kejahatan yang dilakukan oleh Rihana dan Rihani.

“Selanjutnya, pihak polisi akan berkoordinasi dengan pihak bank untuk menelusuri mutasi rekening dan melacak uang hasil penipuan yang dilakukan oleh kedua tersangka,” ungkap Reza.

Dalam perkembangan sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menduga adanya indikasi tindak pidana pencucian uang dalam kasus penipuan pre-order iPhone yang melibatkan Rihana dan Rihani.

“Terindikasi tindak pidana pencucian uang. Masih terus pendalaman, sejauh ini nilainya Rp86 miliar,” ujar Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah saat dihubungi wartawan, Selasa (4/7).

Hal ini didasarkan pada adanya mutasi rekening kedua tersangka. PPATK juga telah meminta kepada sejumlah penyedia jasa keuangan (PJK) untuk membekukan sementara rekening atas nama kedua tersangka tersebut.

Secara keseluruhan, penanganan kasus penipuan pre-order iPhone yang melibatkan Rihana dan Rihani sedang berlangsung dengan melibatkan Polda Metro Jaya, PPATK, dan pihak bank untuk mengumpulkan bukti dan melacak uang yang diduga hasil dari penipuan tersebut. (red)

Berita Terkait

Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan
LHP BPK Beberkan, Utang Volume Rp2,8 Miliar Proyek Jalan PU Bogor Masih Nunggak
Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM
KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor
Kejari Bogor Buka Tiga Klaster Korupsi RSUD Bogor Utara, Tersangka Baru Muncul, Penyidik Isyaratkan Ada Nama Lain
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Sorotan Tajam Pegarindo: Keabsahan 52 Sertifikat Hak Pakai di Tangsel Dipertanyakan, Kasus Bergulir ke Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Selasa, 29 September 2026 - 21:31 WIB

LHP BPK Beberkan, Utang Volume Rp2,8 Miliar Proyek Jalan PU Bogor Masih Nunggak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:04 WIB

KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:30 WIB

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru