Panas! Debat Cawapres, Menuai Sentimen Negatif Bebagai Pihak

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Debat keempat atau debat cawapres kedua berlangsung panas, diwarnai saling sindir maupun adu pertanyaan panas. Sayangnya, terdapat sejumlah isu krusial yang luput dari hasil debat cawapres atau para calon RI 2.

Calon wakil Presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka paling banyak mendapat sentimen negatif dari netizen di antara para cawapres lainnya saat debat pilpres keempat, Minggu (21/1) malam pukul 19.00-22.00 WIB.

Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD mendapat sentimen negatif ke 2 terbesar. Kemudian, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi sosok yang paling kecil meraih sentimen negatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewan Pembina Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid mengkritik sejumlah gimik

“Ya itu kan kesannya melecehkan sekali. Menurut saya itu debat, dan enggak perlu seperti itu,” kata Yenny usai acara debat di JCC, Senayan, Jakarta.

Dia menilai para kandidat capres dan cawapres mestinya bisa saling menunjukkan rasa hormat dalam debat. Sebab, mereka semua adalah para tokoh uang dianggap layak sebagai para calon pemimpin.

Menurut Yenny, gimik saling menjatuhkan dalam debat hanya mencontohkan etika politik buruk terutama bagi anak muda. Dia mengaku tak ingin aksi saling menjatuhkan justru memberikan contoh bahwa anak muda tak lagi memiliki rasa hormat.

“Anak muda tidak punya etika. Justru, mereka yang merasa mewakili anak muda justru harus menunjukkan bahwa anak muda itu punya etika, anak muda itu bisa mengekspresikan dirinya dengan penuh hormat kepada orang lain,” kata Yenny.

Gibran dan Mahfud sempat terlibat aksi saling sindir saat sesi tanya jawab dalam debat. Salah satunya saat Gibran melontarkan pertanyaan tentang greenflation, istilah yang merujuk pada kenaikan harga akibat peralihan ke ekonomi hijau. (Red)

Berita Terkait

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama
Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel
KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM
BIN Dorong UU Khusus Tangkal Intervensi Asing, Herindra: Indonesia Jangan Naif
Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:09 WIB

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat

Rabu, 2 September 2026 - 18:38 WIB

AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Dua Mobil Yayasan Raib di Tengah Malam, Kuasa Hukum Syarif Hidayatullah Laporkan ke Polres Tangsel

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:04 WIB

KPK Membawa Dokumen dan Dua Koper Dari Dinas Pendidikan Kab Bogor, yang Sebelumnya Bapenda dan BPKSDM

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong

Berita Terbaru