Bicara Green Branding, LindungiHutan Undang Founder & CEO OXO Group Indonesia dalam Webinar Green Skilling

Jumat, 3 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LindungiHutan telah menyelenggarakan webinar Green Skilling mendatangkan narasumber dari OXO Group Indonesia.

Serial webinar Green Skilling ke-5 LindungiHutan berhasil diselenggarakan secara daring (27/4). Acara ini berjudul “Practical Strategies for Green branding Implementation: From Theory to Action” mengundang Founder & CEO OXO Group Indonesia, Johannes Weissenbaeck.

Perkembangan bisnis di Indonesia meningkat secara signifikan. Banyak brand menyadari akan pentingnya komitmen ramah lingkungan di dalam perkembangan bisnis mereka. Istilah green branding yang melekat dalam sebuah brand lebih disukai oleh konsumen peduli lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Johannes menyatakan bahwa istilah green branding pada sebuah brand tidak hanya pada branding semata, melainkan tindakan nyata yang dapat dilakukan oleh brand untuk mengatasi permasalahan lingkungan saat ini.

“Jika Anda memiliki bisnis atau merek pribadi, Anda ingin “menampilkan” branding ramah lingkungan, ini tidak seperti hanya mengenakan kaos hijau. Ini tentang siapa Anda dan apa yang sebenarnya dapat Anda lakukan,” ujar Johannes.

Pandangan dan persepsi yang dimiliki konsumen terhadap sebuah brand sangatlah penting, Meskipun sebuah brand memiliki ide bisnis yang selaras dengan lingkungan, respon konsumen menjadi penentu utama dalam membentuk citra ramah lingkungan pada brand tersebut. Oleh karena itu, sebuah brand penting untuk memahami konsumen agar dapat diterima oleh pasar dengan baik.

Johannes memberikan 3 alasan bagi para pengusaha atau pebisnis melakukan branding hijau pada bisnis mereka. 

Pertama, adanya aturan keberlanjutan yang ditetapkan oleh pemerintah bagi setiap bisnis di Indonesia. Kedua, keinginan secara sadar dari pemangku bisnis bahwa penerapan keberlanjutan itu penting. Ketiga, keinginan pasar yang menuntut untuk bergerak pada bisnis ramah lingkungan.

“Jika Anda ingin menjadi pebisnis yang baik, tentunya Anda ingin menghadirkan produk dan layanan serta memiliki brand yang relevan dengan pelanggan Anda,” tuturnya. 

CEO OXO Group Indonesia juga menyebutkan keuntungan dalam menerapkan bisnis ramah lingkungan, antara lain mendukung terhadap pelestarian alam Indonesia yang bermanfaat untuk generasi masa depan, meningkatkan dampak positif untuk sosial masyarakat, menarik lebih banyak konsumen, memberikan efisiensi pada pembangunan bisnis, dan meningkatkan citra/reputasi sebuah brand.

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru